Energi Baru Terbarukan (EBT) solusi terbaik untuk ENERGI Ramah Lingkungan, salah satunya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah pembangkit listrik yang memanfaatkan energi dari cahaya matahari untuk menghasilkan energi listrik. Komponen utama dari PLTS adalah panel surya fotovoltaik yang dapat mengkonversi energi matahari menjadi energi listrik sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan listrik sehari-hari. Arus listrik yang dihasilkan oleh panel surya fotovoltaik adalah arus listrik searah (DC) sehingga dibutuhkan komponen lainnya seperti inverter untuk mengkonversi arus listrik searah (DC) ini menjadi arus listrik bolak-balik (AC). (repost https://sunenergy.id/).

PLTS Floating terbesar ASEAN…

“Hari ini merupakan hari yang bersejarah, karena mimpi besar kita untuk membangun pembangkit energi baru terbarukan [EBT] dalam skala besar akhirnya bisa terlaksana. Dan, kita berhasil membangun salah satu pembangkit listrik tenaga surya terapung yang terbesar di Asia Tenggara dan nomor tiga di dunia,” ujar Presiden. (repost Laman setkab)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata 192 MWp, Kamis (09/11/2023) di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Presiden mengatakan infrastruktur ini merupakan PLTS terapung terbesar di Asia Tenggara dan ketiga di dunia.

PLTS Likupang yang terletak di Desa Wineru, Sulawesi Utara, merupakan salah satu PLTS terbesar di Indonesia. Dengan 64.620 panel surya yang tersusun di lahan seluas 29 hektar, PLTS Likupang telah beroperasi sebagai sumber energi listrik sejak 5 September 2019. Pada umumnya, panel surya tersebut menghasilkan daya listrik sekitar 15 megawatt setiap hari. Ini menjadikan PLTS Likupang sebagai salah satu pembangkit listrik tenaga surya terbesar di Indonesia, yang dapat memperkuat jaringan listrik PLN di wilayah Sulawesi Utara-Gorontalo.

Pembangunan PLTS Likupang dimulai setelah tercapainya Power Purchase Agreement (PPA) pada akhir 2017, dan proyek ini selesai dalam kurun waktu 1,5 tahun. PLTS Likupang dilengkapi dengan 120 unit arry box, 24 set inverter, dan 6 kotak PV dengan perjanjian kontrak jual-beli listrik yang akan berlaku selama 20 tahun ke depan. Skema yang digunakan untuk kontrak jual beli listrik ini adalah Build, Own, Operate, Transfer (BOOT).

Lokasi PLTS Oelpuah terletak di bagian utara Desa Oelpuah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). PT Lembaga Elektronik Nasional (LEN) memiliki kepemilikan atas PLTS ini, yang memberikan dukungan kepada PLN dalam mengatasi defisit dalam sistem Timor yang sering mengalami pemadaman bergilir saat siang hari. Penyelesaian masalah pemadaman bergilir ini dimulai sejak akhir Desember 2016, yang menandai awal operasional PLTS Oelpuah.

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ini memiliki panel surya berkapasitas 5 MW. Lahan seluas 7,5 hektar dipenuhi ribuan panel surya, di mana setiap panel mampu menghasilkan daya sekitar 230 watt. PLTS Oelpuah merupakan alternatif yang lebih ekonomis daripada menggunakan mesin diesel yang memerlukan banyak solar. PLTS Oelpuah beroperasi dari pukul 07.30 hingga 17.00 WITA setiap hari dan biasanya menghasilkan sekitar 3-4 MW, yang dapat bervariasi tergantung pada kondisi cuaca.

PLTS Terapung Cirata yang berlokasi di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menjadi sorotan utama. Kabarnya, ini merupakan PLTS terbesar di Asia dan yang pertama di Indonesia yang mengapung di atas waduk. Dibangun oleh PT Pembangkit Jawa-Bali Investasi (PJI), anak perusahaan PT PLN yang berkolaborasi dengan Masdar, PLTS Waduk Cirata adalah proyek panel surya ramah lingkungan terbesar di Asia Tenggara, dengan kapasitas sebesar 145 MW.

Selain memiliki luas area mencapai 200 hektar, proyek ini juga dilengkapi dengan 340.000 panel surya yang mampu menghasilkan 245 juta kWh energi bersih setiap tahunnya, menyuplai listrik lebih dari 50.000 rumah, dan mengurangi emisi karbon sekitar 200.000 ton per tahun.

Pada September 2020, PLTS CCA (CocaCola Amatil) yang terletak di Cikarang Barat telah diresmikan. Ini merupakan PLTS dengan atap panel surya terbesar di wilayah ASEAN. Melalui PLTS ini, pemerintah berharap dapat mengakselerasi pengembangan energi terbarukan di Indonesia dan menciptakan panel surya terbesar di Asia Pasifik. PLTS CCA ini mencakup lahan seluas 72.000 m2 dan mampu menghasilkan 7,13 MWp tenaga surya pada kapasitas puncak di siang hari atau setara 9,6 juta kWh per tahun.

PLTS Bunaken berlokasi di Taman Nasional Bunaken, Bunaken, Kecamatan Bunaken Kepulauan, Kota Manado, Sulawesi Utara. Peresmian PLTS ini telah dilakukan sejak Februari 2011. PLTS Bunaken memiliki kapasitas terpasang mencapai 335 kiloWattpeak (kWp). Saat ini, PLTS Bunaken telah melayani 813 pelanggan yang beroperasi secara hybrid bersama mesin diesel yang ada di Pusat Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Bunaken. PLTS Bunaken juga menjadi salah satu dari 5 lokasi pulau wisata di Indonesia yang menjadi contoh proyek untuk penggunaan energi matahari untuk pembangkit listrik.

Pada tahun 2023, PLN Nusantara Power memutuskan untuk melakukan peremajaan pada PLTS Bunaken. Keputusan ini diambil setelah PLTS Bunaken beroperasi selama lebih dari 5 tahun dan melalui proses penilaian dan penyelidikan yang mendalam.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *