Penulis : Dia Ayu Pebrianti (Kelas VIII A)

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Malang pada hari Selasa Tanggal 20 Februari 2024 mengadakan kegiatan pendidikan wawasan kebangsaan dengan tema Penguatan Toleransi dan Moderasi Beragama yang bertempat di The Aliante Hotel yang di hadiri oleh Kepala Badan Bakesbangpol, Kepala kementrian agama Kota Malang dan diikuti juga oleh perwakilan guru dan siswa MTs Se Kota Malang.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan materi pertama yang disampaikan oleh Kepala Badan Kesatuan Dan Politik (Ibu Dra. Rinawati, MM) tentang:

  1. Pendidikan wawasan kebangsaan melalui penguatan Toleransi dan Moderasi beragama ; Penguatan moderasi beragama telah disepakati bersama menjadi salah satu arah kebijakan negara, yang dimaksudkan untuk menciptakan tata kehidupan beragama dan bernegara yang harmonis, rukun, damai, dan toleran.
  2. Arti Toleransi Beragama & Moderasi Beragama.
  3. Toleransi Beragama adalah Sikap saling menghargai dan menghormati
  4. Moderasi Beragama adalah Sikap yang tidak berlebih – lebihan atau menengahi karena adanya keberagaman di Indonesia untuk saling menghargai, menghormati dan melengkapi agar tercipta kesatuan yang kokoh
  5. Bersama sama mempersiapkan generasi bangsa untuk mengelola sumber daya yang ada di Indonesia.

Pesan dari kepala badan bankes bangpol  menyingkirkan Terorisme, Mewaspadai perkembangan Teknologi, Memiliki prinsip anti kekerasan, Harus menghargai perbedaan Individual, Menghindari tindakan Bullying.

Berlanjut ke materi yang ke dua oleh Bpk. Taufiq yang Bertema  “Strategi mengembangkan sikap Moderasi dalam beragama pada masyarakat yang Plural” Sikap Moderasi untuk kita yang terlahir sebagai sesama anak bangsa yang dilahirkan & di didik oleh orangtua sesuai dengan agama yang dianut mereka, namun dalam keberagaman kita harus tetap bertoleransi, saling menghargai dan menghormati.

Indonesia adalah negara kepulauan yang terbentang luas antara Benua Australia & Benua Asia dalam Gugus terpanjang. Karenaa Indonesia memiliki 740 suku, 583 bahasa, & populasi 237jt Jiwa. Tidak hanya itu Indonesia juga kaya akan SDM, SDA dan masi banyak lagi yang wajib kita syukuri & tidak boleh di sia-siakan oleh anak Negri.

Materi ketiga disampaikan oleh kepala kementrian agama (Gus Shampton) yang mengupas tentang

1.Rukun Islam

Rukun Islam adalah 5 hal dasar yang diajarkan dalam agama Islam. Lima hal itu antara lain ;

  1. Syahadat yang berbunyi “Asyhadu alla ila ha illallah Wa asyhadu anna Muhamma dar rasullullah” yang berarti “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, & aku juga bersaksi Nabi Muhammad lah utusan Allah.
  2. Sholat yaitu salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan seorang muslim.
  3. Zakat yaitu kegiatan mengeluarkan barang yang khusus dengan cara & niat yang tertentu.
  4. Puasa yaitu menahan diri dari nafsu, makan & minum serta segala hal yang dapat membatalkannya, dari mulai terbit Fajar hingga terbenamnya Matahari.
  5. Haji yaitu berkunjung ke Baitullah untuk melakukan ibadah pada waktu dan cara tertentu bagi umat Islam yang mampu baik secara fisik maupun finansial.

2. Moderat

Orang yang mempunyai sikap Moderat adalah orang yang selalu menghindarkan perilaku atau pengungkapan yang ekstrem; berkecenderungan ke arah dimensi atau jalan tengah. Ciri orang moderat yaitu mengambil posisi tengah, bersikap adil & menjadi penengah dalam sebuah konflik.

3.Terorisme

Terorisme yaitu didefinisikan sebagai penggunaan kekerasan untuk menimbulkan ketakutan dalam usaha mencapai tujuan (terutama tujuan politik). 

Saya, Dia Ayu Pebrianti mengacungkan tangan untuk bertanya “Bagaimana pandangan Islam dengan ajaran radikalisme terkait dengan isu Terorisme yang dilakukan orang Islam?” terjawablah “Terorisme terjadi tidak di agama Islam saja, Terorisme terjadi pada semua Agama & Bangsa, untuk itu kita harus menyingkirkan terorisme dengan cara ;

1) tanamkan jiwa nasionalisme dan kecintaan terhadap NKRI.

2) perkaya wawasan keagamaan yang moderat, terbuka dan toleran.

3) bentengi keyakinan diri dengan selalu waspada terhadap provokasi.

Adapun tantangan dalam melakukan moderasi beragama yakni ;

1.Perkembangan Teknologi

2.Intoleransi

3.Redikalisme

4.Terorisme Maka dari itu kita harus teguh & percaya diri untuk menyingkirkan dan menjauhi sikap tersebut.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *